LOMBA CIPTA PUISI NASIONAL @LOMBATERUPDATE X @INFOLOMBAPUISI DEADLINE 14 OKTOBER 2021

Masalalu

 








Selamat datang di Lintang Indonesia. Di bawah ini adalah salah satu puisi dari peserta Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional Net 24 Jam. Puisi ini lolos seleksi pendaftaran dan dibukukan ke dalam buku yang berjudul,"Lembayung". Klik link di bawah ini untuk informasi lomba: 

https://www.lintang.or.id/2021/10/lomba-cipta-puisi-tingkat-nasional-net.html


Selamat Menikmati puisi di bawah ini:


 "                             *Masalalu*


Sampai kini hujan selalu membuatku khawatir

Gemuruhnya Memperkeruh perasaan yang tenang.

Berisiknya rintikan yang disertai geluduk

Membuat takut pendengar

Seperti ada ketakutan di masalalu

Tapi ingatanku tak sejernih air,

Tak lagi dapat mengingat dengan baik.

Setengah bait perjalanan sengaja dilupakan

Agar tak nampak, jiwa yang pernah terkurung dalam gelap.

Melepas seonggok luka dan ingatan

Mereka hanya bayangan putih sekarang.

Mereka hilang dari ingatan.

Tidak dengan perasaan

Aku takut, gumamku yang masih mengingat secerca luka.



                *Rindu yang tak berujung*


Kita hanya sepasang manusia  yang tak tahu kemana takdir membawa pergi

Hingga kini kita dipisahkan olehnya

Hanya terdengar suaramu yang semakin hari semakin menua

Tak lagi ku lihat wajahmu yang kini semakin mengeriput

Papa, mama.

Rindu ini kini telah sakit, hingga mengingat kalian hanya menjadi butiran bening dari kelopak mataku.

Aku ingin pulang! Tapi kaki seperti terikat.



                            *Rumah tak beratap*


Aku hanyalah seorang wanita yang setiap kali memikirkan perasaan.

Namun, ada satu pelukan yang tulus mendekapku

Ketika air mata tak terbendung

Dia rela menjadi penadah yang tak lelah

Ketika aku guncah dengan amukan dunia

Dia dengan sigap menggenggamku lembut.

Aku sempat di jatuhkan oleh orang yang ku anggap baik

Namun dia tetap memberiku harapan untuk hidup

Bukan aku tergila-gila padanya

Tapi aku sungguh mendapatkan rumah yang tak ingin lagi aku tinggalkan













"


Previous
Next Post »

EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.