Di Kamar - Kumpulan Puisi

 








Selamat datang di Lintang Indonesia. Di bawah ini adalah salah satu puisi dari peserta Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional Net 24 Jam. Puisi ini lolos seleksi pendaftaran dan dibukukan ke dalam buku yang berjudul,"Lembayung". Klik link di bawah ini untuk informasi lomba: 

https://www.lintang.or.id/2021/10/lomba-cipta-puisi-tingkat-nasional-net.html


Untuk melihat data peserta silakan kunjungi website www.net24jam.com

Selamat Menikmati puisi di bawah ini:


 "Puisi: Nurul Imama


Di Kamar


Kupandangi kenangan

Sebelum kutinggalkan ia di ranjang

Sisa hujan menggigilkan ruangan

Tubuhmu basah; makin merah


Frasa, Oktober 2021



Tersesat di Tubuhmu


Aku tak mengerti, mengapa waktu terus mengajakku

Berputar-putar di tubuhmu

Searah dengan angin di dahan, bahwa hakikatnya

Ranting-ranting  pepohonan

Sementara musim masih mengeras pada mataku

Lewat pintu di dadamu

Tentang jalan-jalan yang pernah kulewati

Adalah bebatu juga seringkali menancap perih di kaki

Walau basah darahku tetap kembali pada nadimu

Seperti sudah lewat sebelumnya

Kutatap hari-hari gelisah

Saat tubuhmu semakin silau

Dan dadaku semakin kemarau


Frasa, Oktober 2021


Di Jalan


Aku mengelana, puluhan kilometer dari rumah

Kujumpai simpang jalan yang basah

Juga mata air tersesat di telaga

Kuseruput sebanyak kerontang di dada

Sebab rinduku;

Meracik peluh dan merombak tubuh


Frasa, Oktober 2021

"


Previous
Next Post »

EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.