LOMBA CIPTA PUISI NASIONAL @LOMBATERUPDATE X @INFOLOMBAPUISI DEADLINE 14 OKTOBER 2021

MATAHARI DAN BULAN

 








Selamat datang di Lintang Indonesia. Di bawah ini adalah salah satu puisi dari peserta Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional Net 24 Jam. Puisi ini lolos seleksi pendaftaran dan dibukukan ke dalam buku yang berjudul,"Lembayung". Klik link di bawah ini untuk informasi lomba: 

https://www.lintang.or.id/2021/10/lomba-cipta-puisi-tingkat-nasional-net.html


Selamat Menikmati puisi di bawah ini:


 MATAHARI DAN BULAN


Begitu besarnya dirimu 

dan begitu bersinarnya cahayamu 

engkau nampak dipagi hari yang menyinari hidup-hidupku 

Tanpa cahayamu aku tak bisa melihat apa-apa 



Matahari..........itulah namamu

Engkau menyinari dunia ini 

Tanpa engkau dunia ini pasti gelap gulita slalu

Aku sangat bersyukur sekali

Bahwa didunia ada engkau 



Bulan.........

Engkau sama-sama menyinari bumi

Dimalam yang sunyi 

Tanpa engkau aku juga tak bisa melihat apa-apa

Dimalam yang sunyi ini



Oh......... Matahari dan Bulan

Engkau sama-sama ciptaan Tuhan

Yang amat indah sekali 





KARYA INDRIANI NURSAFITRI

PATI JATENG








RINDU TAK BERUJUNG




Embun pagi membuatku teringat kembali

Masa masaku dan dia selama ini

Dulu dia selalu ada di sampingku

Tapi entah kapan dia tak nampak

Seperti ditelan bumi.....



Aku sadar bahwa dia tak akan pernah kembali

Walaupun aku mencari kesana kemari

Tapi walaupun begitu...

Aku tetap mencari dia kesana kemari

Agar dia bisa kesini....



Aku sangat merindukan dirinya....

Rindu ini sudah seperti candu....

Meskipun begitu....

Aku tahu bahwa rindu ini tak akan pernah berujung

Meskipun begitu aku ikhlas menjalani rindu ini




           KARYA INDRIANI NURSAFITRI

                        PATI JATENG







      HUJAN  SAMPAIKAN RINDUKU          

                    PADA  DIRINYA


  


     Hujan kecil sore ini...

Membuat ku teringat tentang dirinya

Yang masa itu selalu ada....

Tapi entah kapan aku tak pernah melihat wajahnya.....

Yang manis dengan lesung pipinya...



Aku sangat merindukan dirinya....

Tawanya , lesung pipinya , dan sebagainya

Rindu ini sama seperti candu

Meskipun begitu rindu ini juga menyakitkan..



Jarak.....

adalah bagian dari rindu ini

entah kapan aku bisa melihat dirinya lagi

Dengan gembira dan tertawa lagi...


aku sangat merindukan dirinya....

Oh hujan ......

Tolong sampaikan rinduku ini pada dirinya...



KARYA INDRIANI NURSAFITRI

PATI JATENG


Previous
Next Post »

EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.