LOMBA CIPTA PUISI NASIONAL @LOMBATERUPDATE X @INFOLOMBAPUISI DEADLINE 14 OKTOBER 2021

LOMBA MENULIS PUISI NASIONAL @LOMBAPUISI X @INFOLOMBAPUISI DEADLINE 30 SEPTEMBER 2021

LOMBA MENULIS PUISI NASIONAL @LOMBATERBARU X @INFOLOMBAPUISI DEADLINE 01 OKTOBER 2021

Rindu

 





Cover buku


Selamat datang di Lintang Indonesia. Di bawah ini adalah salah satu puisi dari peserta Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional Lombaterupdate x Infolombapuisi Deadline 14 Oktober. Puisi ini lolos seleksi pendaftaran dan dibukukan ke dalam buku yang berjudul,"Selembut Salju"


Selamat Menikmati puisi di bawah ini:


 "Rindu

Sebuah kata yang tidak asing ditelinga. Tidak berwujud, namun sangat begitu dapat dirasakan

Memang, tidak ada obat rindu selain bertemu, Namun apalah daya Ruang, waktu, dan jarak 

Kini menjadi sebuah batasan, Batasan untuk bisa saling melepas rindu

Ternyata benar, Bahwa hidup adalah sebuah proses pembelajaran

Baik sengaja ataupun tidak sengaja, Disadari taupun tidak disadari

Bisa ataupun tidak bisa, Sanggup ataupun tidak sanggup

Harus bisa belajar melewati rencana hidup yang telah allah atur

Salah satunya ini, yaitu perihal rindu. Rindu yang tidak bisa dibiarkan  begitu saja.

Bagaimana mungkin orang yang selalu menjadi perioritas, menjadi penguat, serta

Penambah semangat dalam menghadapi hari, Kini tak mampu dilihat 

Dengan binarnya mata kasih sayang, Juga  tak mampu digapai dengan lembut  tangannya.

Tangan yang telah membesarkan dan merawat dengan penuh rasa kasih sayang dengan penuh lemah lembut, kini tangan itu tak mampu digenggam, Bahkan hanya mengelusnya saja.

Tangan ini hanya mampu ku angkat untuk menyampaikan rindu lewat untaian do’a 

Ibu, Putrimu sedang berjuang, Putrimu sedang belajar menghadapi kerasnya hidup

Melewati lika-liku hidup yang tak mampu terbayangkan sebelumnya

Yang tak diinginkan namun nyatanya harus dihadapi dengan penuh rasa bijak

Dengan penuh rasa sabar. Lagi lagi karena senyuman mu, do’a do’a mu

Aku tak ingin kau cemas, aku tak ingin kau kecewa. Yang aku ingin

 kau tahu bahwa aku baik-baik saja ibu, Karena aku yakin, do’a  yang selalu dilangitkan

Mampu menembus rasa rindu yang begitu dalam

Hingga akhirnya kita bisa sama-sama saling melepas rindu."


Previous
Next Post »

EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.