LOMBA CIPTA PUISI NASIONAL @LOMBATERUPDATE X @INFOLOMBAPUISI DEADLINE 14 OKTOBER 2021

Suara Kami

 








Selamat datang di Lintang Indonesia. Di bawah ini adalah salah satu puisi dari peserta Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional Net 24 Jam. Puisi ini lolos seleksi pendaftaran dan dibukukan ke dalam buku yang berjudul,"Lembayung". Klik link di bawah ini untuk informasi lomba: 

https://www.lintang.or.id/2021/10/lomba-cipta-puisi-tingkat-nasional-net.html


Selamat Menikmati puisi di bawah ini:


 "Suara Kami


Oleh: Muhammad Alfan Rizqi 


Sekolah didaringkan

Ekonomi terpurukan

Tempat ibadah tertutupkan

Warkop tutup jam delapanan

Tak bisa ke taman

Berjumpa dengan kawan

Oleh apa? Oleh siapa?


Oleh makhluk kecil ciptaan Tuhan

Yang masih susah disingkirkan

Oleh sebuah senapan 

Tapi semua akan berakhir


Jika kita menyikapinya dengan sabar dan disiplin 

Tuhan... maafkan kesalahan kami

Kami sudah jera atas cobaan yang kau limpahkan 

Ini semua balasan untuk kami yang merusak bumi pertiwi


Engkau yang Maha Esa

Engkau yang Maha Kuasa

Yang dapat mengendalikan sesuatu

Yang tidak kami ketahui


Sekotak Pensil Warna


Oleh: Muhammad Alfan Rizqi 


Digunakan oleh tangan terampil

Digoreskan pada sebuah kertas

Yang tak sebesar angkasa

Yang tak sebesar bumi

Dalam bising suara dunia

Dituangkan pikiran otak dan hati

Tercipta segudang warna

Namun, hanyalah sekotak kecil

Tertata rapi bak pelangi

Berwarna menjadi satu

Berjajar rapat tanpa renggang 

Yang selalu menemani 

Karya sang penggunanya



Dua Cangkir Teh


Oleh: Muhammad Alfan Rizqi 


Duduklah sejenak denganku 

Ada dua cangkir teh hangat di atas meja  

Tidakkah ini masih terasa pagi? 

Tinggallah sebentar.


Angin yang berbisik

Segarnya oksigen 

membuatku tak berkutik

Juga tak ingin membuka tangan


Hingga tenggelam lembayung senja 

Waktu tak jua berhenti ... 

Ini hanyalah sebuah saat

""Di balik bayang...""

Begitu tertulis rapi dalam sebuah halaman

Ringan tak berdebu


Duduklah sejenak denganku 

Ada dua cangkir teh hangat di atas meja...


"


Previous
Next Post »

EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.