Lembaran Nestapa

 





Cover buku


Selamat datang di Lintang Indonesia. Di bawah ini adalah salah satu puisi dari peserta Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional Lombaterupdate x Infolombapuisi Deadline 14 Oktober. Puisi ini lolos seleksi pendaftaran dan dibukukan ke dalam buku yang berjudul,"Selembut Salju"


Selamat Menikmati puisi di bawah ini:


 Lembaran Nestapa


Kesetiaan bumi diuji langit

Apakah tetap terbuka terhadap hujan

Ataukah menutup mata kepada kedatangannya

Terdiam sepi seakan menanti

Mungkinkah hanya permainan belaka

Seakan tuli terhadap setiap godam tetesannya

Sedikit demi sedikit menggerus rata

Diam...

Menjadi pecundang


Tidak...

Ingatlah silsilah kehidupan

Arus yang mengalir asri

Murni tiada cela yang menodai

Hujan memang berasal dari bawah

Kisah yang sempurna

Dibawa ke atas lalu dijatuhkan kembali tiada rasa

Merasa dibuang dan dipertaruhkan

Siapa peduli...

Menjadi kuat dengan kuasa sendiri

Tak pernah memerintah untuk menetap


Kalian tahu...

Langit akan selalu kejam

Terhadap siapa pun yang lupa permukaan

Setia terhadap fatamorgana

Dia terlalu agung untuk seorang pemimpi

Penguasa galaksi yang berduri


Kalian paham...

Bumi terlalu dingin untuk dipijak

Terlalu keras untuk ditaklukkan

Dia seakan batu untuk dipecah

Kemampuan melunturkan kegelimangan

Menjadi raja seluruh cakrawala

Dengan kesombongannya"


Previous
Next Post »

EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.