LOMBA CIPTA PUISI NASIONAL @LOMBATERUPDATE X @INFOLOMBAPUISI DEADLINE 14 OKTOBER 2021

KESABARAN DAN KEIKHLASAN

 








Selamat datang di Lintang Indonesia. Di bawah ini adalah salah satu puisi dari peserta Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional Net 24 Jam. Puisi ini lolos seleksi pendaftaran dan dibukukan ke dalam buku yang berjudul,"Lembayung". Klik link di bawah ini untuk informasi lomba: 

https://www.lintang.or.id/2021/10/lomba-cipta-puisi-tingkat-nasional-net.html


Selamat Menikmati puisi di bawah ini:


 KESABARAN DAN KEIKHLASAN

Nama: BAIQ ANGGI CAHYA PERMATA


Aku kira sabar itu mudah

Setiap hari demi hari kucoba bersabar

Setiap hari juga aku coba menahan amarahku

Membungkam mulutku agar tidak berkata

Meskipun seperti itu

Aku hanya manusia biasa yang penuh dengan dosa

Manusia yang mempunyai batas kesabaran

Manusia yang mempunyai amarah dan emosi

Terkadang mereka mengira aku diam saja

Aku diam bukan berarti aku kalah

Aku diam bukan berarti aku lemah

Tapi aku diam karena aku tahu itu salah

Diamku itu hanya untuk menjaga perasaan mereka

Tetapi semakin ku bungkam diriku

Mereka seakan tidak peduli

Mereka semakin menjadi jadi 

Kubuat diriku seolah olah tidak mendengar

Kubuat diriku seolah olah tidak melihat

Kubersembunyi dibalik topeng wajahku

Perasaan yang hanya aku sendiri rasakan

Hari demi hari berlalu

Minggu demi Minggu ku lalui

Bulan demi bulan ku jalani

Tahun demi tahun datang siring berganti

Ku jadikan diriku sebagai pribadi yang tangguh dan kuat

Ku tetap tersenyum walau aku tersakiti

Kucoba bertahan dalam kesulitan

Kucoba berdamai dengan masalah

Aku hanya bisa berdoa dan berserah diri

Bersujud memohon kepadamu

Ku yakinkan diriku atas karuniamu

Meskipun Sulit untuk dihadapi

Aku bukanlah insan yang sempurna

Tangisku tak bisa ku bendung lagi

Senyum ku tak bisa ku pancarkan lagi

Hati ini kian rapuh akan semuanya

Ku jadikan semua ini sebagai ujian darimu

Ku sandarkan diriku hanya padamu

Mencoba menerima segala sesuatu

Dunia ini akan terus berputar

Bumi ini akan tetap berporos pada tempatnya

Ini bukanlah akhir dari segalanya

Semasih kau bisa bernafas terus jalani dengan ikhlas

Setiap cobaan yang datang

Setiap rintangan yang dihadapi

Teruslah berserah kepada yang kuasa

Karena dialah pemilik alam semesta












"


Previous
Next Post »

EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.