Nostalgi(l)a

 


Selamat datang kembali di Lintang Indonesia, ini adalah puisi salah satu peserta Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional Lombaterbaru x infolombapuisi Deadline 1 Oktober. Puisi ini salah satu dari sekian banyak puisi yang dibukukan ke dalam buku yang berjudul, "Fantasy".

Untuk informasi lengkap lomba ini silakan klik di sini

Cover Buku Fantasy


Selamat menikmati puisi di bawah ini:



 Nostalgi(l)a


Kalau sudah hinggap pada satu tiang,

maka diharapkan untuk tenang

Bahkan hanya percikan ludah.

Maju atau mundur menjadi mantra omong kosong

Dan nyatanya tetap diam menggigil.

Awan bagai aurora merayu tuk digapai,

Sedangkan rantai berkarat berusaha tetap mengepal.

Sampai pada suara tawa dari perekat tempat berdiri, yang enggan melunak

Menggila sudah perkumpulan itu...

Dengan mengeluarkan citra diri, seakan-akan mengingat masa lalu

Menggila sudah orang-orang itu...

Bak pejuang untuk masa depan, seolah-olah memahami arti penyesalan

Lihat kembali pada tiang awal, ditinggal sebentar sudah rapuh 

Demikianlah nostalgia yang selalu menggila

Tanpa adanya arah tujuan

Akan tetap terus tersenyum gila.


Previous
Next Post »

EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.