LOMBA CIPTA PUISI NASIONAL @LOMBATERUPDATE X @INFOLOMBAPUISI DEADLINE 14 OKTOBER 2021

Kenangan


Selamat datang kembali di Lintang Indonesia, ini adalah puisi salah satu peserta Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional Lombaterbaru x infolombapuisi Deadline 1 Oktober. Puisi ini salah satu dari sekian banyak puisi yang dibukukan ke dalam buku yang berjudul, "Fantasy".

Untuk informasi lengkap lomba ini silakan klik di sini

Cover Buku Fantasy


Selamat menikmati puisi di bawah ini:



 " Kenangan 


Alhamdulillah, semua kita punya kenangan.

Kau dan aku, kenangan indah atau buruk, pait atau manis 


Namun pasti kita jalani dan menjadi kenangan

Karena kenangan bukan dimakan tapi, kenangan dirasakan

Dan tidak terlepas dari goresan di tubuhmu 


Kenangan papa dan mama pada waktu kita masih kecil 


Masa kecilku tidak mungkin kulupakan, aku dimanja, disuap makan sama mama,

Dipeluk papa dengan gembira di hentar bermain melihat keindahan alam 

Yang indah.


Tidak kerasa indahnya alam, luka dan duri kubawa berlari ke ayah dan mengeluarkan duri di kakiku. 


Kotaku Makassar indahnya billi-billi sampai malino,

Menghibur membuat kenangan indah buat bangsaku Indonesia


Tahukah kawan, Allah memberiku kesempatan melihat negeri kita kota Yogyakarta


Dalam kenangan, heran ternganga, indahnya sawah 

Disisi kiri kanan jalan kota, burung-burung 

Putih beterbangan seakan berseru, kami bahagia 


Di tengah kota, masih ada manusia yang peduli dengan tempat kami


Aku duduk terlena di tepi indahnya sawah menguning

Terdengar bunyi teng,teng,teng pertanda 

Kereta api akan lewat di rel kereta di antara sawah


Semua keindahan roda dua dan empat berhenti, memberi kesempatan kereta api lewat


Lambaian tangan mereka, lewat di depan mata 

Menjadi kenangan buatku, semoga tiba selamat kawanku.


Memang kenangan bukan dipakai tetapi kenangan tinggal dalam hati


Pemandangan indah kota pelajar Yogyakarta dengan

Candi Borobudur, indah sekali


Dinasti sejarah, membuat aku bertanya,

bagaimana cara orang tua kita dahulu kala membangunnya,bertingkat jauh sampai ratusan meter ke atas 


Kenangan hidupku terlalu banyak tidak termuat dalam lembaran ini jika aku memulainya


Namun aku percaya, semua kenangan dan Allah

Kita kembalikan pada Allah dengan ucapan syukur ya rabbal alamin"


Previous
Next Post »

EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.