JENUH

 


Selamat datang kembali di Lintang Indonesia, ini adalah puisi salah satu peserta Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional Lombaterbaru x infolombapuisi Deadline 1 Oktober. Puisi ini salah satu dari sekian banyak puisi yang dibukukan ke dalam buku yang berjudul, "Fantasy".

Untuk informasi lengkap lomba ini silakan klik di sini

Cover Buku Fantasy


Selamat menikmati puisi di bawah ini:



 "JENUH


Dikala sang surya menampakkan wajahnya

Sang pejantan berkokok menyuarakan nada

Manusia berlalu lalang menapakkan kakinya

Hilir mudik roda melintas jalan kota


Hari berlalu dengan kekuatannya

Dengan kecepatan penuh terus melaju

Berlari tanpa tahu lelah hati

Jenuh tlah menyelimuti otak


Dalam belenggu tak berdaya

Meronta, berontak dan memaksa diri

Keluar dari raga dgn ketidakpastian

Kapan semua akan sirna


Jenuh menghantui hati

Kepala penuh dengan beban

Hati penuh dengan teriakan

Kapan akan berakhir


Himpitan desakan, teriakan merajalela

Menyelimuti hati yang bergejolak

Dengan ketidakpastian, kapan berakhirnya

Aku harus mengusirnya


Pasti bisa, pasti bisa

Kemelaju kencang memutar otak

Kuteriakkan di alam raya

Aku bebas, aku bebas


Tapi,...

Jenuh masih menghampiri

Masih menyelimuti

Kegundahan hati"


Previous
Next Post »

EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.