Puisi Sendiri Menanti


Selamat datang kembali di Lintang Indonesia, ini adalah puisi salah satu peserta Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional Lombaterbaru x infolombapuisi Deadline 1 Oktober. Puisi ini salah satu dari sekian banyak puisi yang dibukukan ke dalam buku yang berjudul, "Fantasy".

Untuk informasi lengkap lomba ini silakan klik di sini

Cover Buku Fantasy


Selamat menikmati puisi di bawah ini:



 "Sendiri Menanti


Aku sendiri

Menantimu menghampiri

Lelah mata lelah hati

Di kala sepi mendampingi

Tergugu dibawah kucuran Rindu

Yang deras membasahiku


Bersama sang rembulan

Bersama sang bintang

Kutatap dingin nya malam

Kuucapkan rindu mendalam

Pangeran ku..


Lelah hati terpisah jarak

Berharap bisa mengikisnya

Namun apalah dayaku?

Manusia biasa yang rapuh

Yang kesal jika tanpa kabar

Yang tidak sabaran menanti pesan

Maafkan aku

Pangeranku.."


Previous
Next Post »

EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.