Puisi Aku di Juni 2018


Selamat datang kembali di Lintang Indonesia, ini adalah puisi salah satu peserta Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional Lombaterbaru x infolombapuisi Deadline 1 Oktober. Puisi ini salah satu dari sekian banyak puisi yang dibukukan ke dalam buku yang berjudul, "Fantasy".

Untuk informasi lengkap lomba ini silakan klik di sini

Cover Buku Fantasy


Selamat menikmati puisi di bawah ini:



 "Aku di Juni 2018


Malam ini....

Petir mulai memainkan suaranya

Sayup-sayup angin ku dengar 

Bulan sabit pun seolah celumit yang siap menggores tubuhku



Di malam itu

Aku mengintip di balik jendela 

Sembari berfikir,apa gunanya selama ini

Apakah Tuhan tidak adil padaku?

Aku salah apa?

Mengapa aku terlahir menjadi lemah

Untuk bangkit sendiri, untuk siaga menghadapi semua ini




Aku mulai berjalan di ramai nya orang

Mereka begitu ceria penuh canda tawa

Penuh riang penuh harapan dan semangat

Aku berfikir kembali, apakah aku akan seberuntung mereka

Tentu saja jiwa ku menolak dan berkata tidak




Lemah untuk bangkit sendiri

Lemah untuk berjuang sendiri

Lemah untuk diri sendiri

Itulah diriku pada saat itu




Aku duduk di kursi taman itu

Sembari mengingat masa itu

Aku rindu senyuman mu

Aku rindu pelukan mu

Aku rindu kasih sayang mu

Aku rindu semua tentang dirimu




Andai saja ikhlas itu mudah

aku akan bangkit untuk diriku tanpamu

Andai ikhlas itu tak sulit

Aku akan kuat menopang beban hidup ku

Meski kau tak mendampingi ku




Tapi....

Sebesar apapun tangis ku

Kau tak akan kembali

Sebesar apapun teriak ku

Kau tak akan mendengarnya



Hancur,sedih,hampa,nangiss

Jelas,itu yang kurasakan pada saat ini

Namun semuanya telah sirna

Aku harus merelakan nya semua

Walau berat di hati ku rasa

Biarlah semua berlalu dan menjadi debu"


Previous
Next Post »

EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.