Puisi Sosok yang dirindu


Selamat datang kembali di Lintang Indonesia, ini adalah puisi salah satu peserta Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional Lombaterbaru x infolombapuisi Deadline 1 Oktober. Puisi ini salah satu dari sekian banyak puisi yang dibukukan ke dalam buku yang berjudul, "Fantasy".

Untuk informasi lengkap lomba ini silakan klik di sini

Cover Buku Fantasy


Selamat menikmati puisi di bawah ini:



 "Sosok yang dirindu 


Di titik sendu sebuah fatamorgana

Tertawa seorang anak sembari berkaca

Hatinya fana namun tak dapat ia beranjak


Lamunan nya melayang melihat insan yang lalu lalang dan berkata

Apa yang mereka pikirkan?

aku tidak lah sedang berkaca dengan tawa yang indah 

Dan cermin nan rupawan

Bahkan, sesuatu yang dapat memantulkan gambaran diriku pun 

Tak pernah aku genggam


Ya, kaca itu adalah matanya

Matanya yang menangis dan berkaca


Sayup-sayup pun terbenak juga dalam pikirannya

Apakah itu kebahagian?

Padang tandus ini tak pernah memberiku tangisan 

Maupun gejolak keharmonisan

aku hanya berjalan menyusuri nasib


Sesekali pun ia tertegun dan terguncang

Melihat suatu kerumunan


Keluarga yang lengkap"


Previous
Next Post »

EmoticonEmoticon

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.